Perkuat Pengawasan Hingga Pelosok, Loka POM di Kab. Kepulauan Tanimbar Laksanakan Advokasi dengan Lintas Sektor di Kab. Maluku Barat Daya

10-07-2024 Umum Dilihat 1943 kali

Tiakur - Memperkuat komitmen dalam melindungi masyarakat dari ancaman obat dan makanan substandard, khususnya di daerah pelosok, Loka POM Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar rapat advokasi bersama lintas sektor di Kabupaten Maluku Barat Daya pada Selasa (1/7/2024). Rapat yang diinisiasi oleh asisten II bidang perekonomian dan pembangunan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Maluku Barat Daya dan dihadiri oleh berbagai Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Koordinasi, Pembinaan, dan Pengawasan Obat dan Makanan.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Maluku Barat Daya yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Johzes H.F. Leunufna, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Asisten II menyampaikan apresiasi atas kinerja Loka POM Kepulauan Tanimbar dalam mengawasi peredaran obat dan makanan di wilayah tersebut. Ia berharap rapat ini dapat menghasilkan rencana kerja bersama yang efektif untuk meningkatkan pengawasan di Maluku Barat Daya.

Setelah arahan dari Asisten II Kab. Maluku Barat Daya, Kepala Loka POM Tanimbar, Anton Dwi Nurcahyo, menyampaikan sambutannya serta memaparkan tugas dan tanggung jawab Loka POM di wilayah yang mencakup Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya. Meskipun hanya mencakup dua kabupaten, tantangan geografis dengan kondisi kepulauan, akses transportasi yang terbatas, dan cuaca yang tidak menentu, menjadi hambatan yang signifikan dalam pelaksanaan pengawasan.

Dalam paparannya disebutkan, selama periode 2021 hingga 2023, Loka POM Tanimbar telah melakukan pengawasan terhadap sarana produksi dan distribusi obat serta makanan. Hasilnya, mayoritas sarana memenuhi ketentuan dimana cara produksi dan distribusnya sesuai dengan syarat yang ada, serta Sebagian sarana masih tidak memenuhi ketentuan karena masih terdapat beberapa pelanggaran terkait administrasi, cara penyaluran dan penyimpanan produk, serta temuan produk kedaluwarsa atau ilegal.

Melalui rapat ini, Kepala Loka POM Kepulauan Tanimbar berharap Tim Koordinasi di Maluku Barat Daya dapat menindaklanjuti temuan-temuan yang disampaikan. Asisten II, Johzes H.F. Leunufna, menekankan pentingnya kerjasama aktif antara Loka POM dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Ia mengusulkan pembentukan grup koordinasi lintas sektor di Maluku Barat Daya dengan perwakilan dari Loka POM Tanimbar untuk memastikan pengawasan obat dan makanan berjalan dengan baik meskipun menghadapi berbagai kendala dan tantangan.

Melalui kerjasama yang solid dan partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan pengawasan terhadap obat dan makanan di Maluku Barat Daya dapat terus ditingkatkan demi melindungi kesehatan masyarakat di daerah tersebut.

 

Sarana